Puisi Cinta

Posted by Slamet Riadi On Minggu, 10 Januari 2016 0 komentar
Kerinduan

Sunyinya malam, kian mencekam, menghimpit perasaan
Kuterdiam dalam kegelapan malam.
Kau jauh kubayangkan, seandainya engkau temani ku sayang.
Bercanda, bergurau sambil berdendang.

Wajahmu masih terbayang, saat ku terdiam sendirian
Perasaan tersiksa walau engkau tak merasakan.
Harapan yang tiada henti, namun itu hanya impian
Tak mungkin kau datang, menemaniku sayang.

Manjamu masih terasa, saat ku usap rambutmu
Suaramu masih terngiang, saat kau ucapkan sayang.
Kapankah engkau datang, kapankah engkau merindu
Ku nanti sampai nanti walau untuk tak mungkin lagi



Rayuanmu begitu mematikan, saat kau dekat disampingku.
Namun kini hanya kenangan karena kau tiada kabar
Penantian hanyalah penantian, tersiksa hati ini karena rindu.
Cintaku takan pundar dan takan pudar, walau engkau tiada kabar

Terasa sedih hati ini walau wajahku tersenyum
Kebahagiaan ini tentu kan tumbuh, jika engkau disisiku
Tak usah kau ragu, aku selalu menantimu dalam diam
Kerinduan bertumpuk akan hilang jika engkau menemaniku

Kerinduan tiada henti dan tiada henti,
Izinkan  kerinduan ini kubawa mati, karena engkau sudah tak sendiri
Biarlah ku arungi samudra hidup ini walau tanpa kau menemani
Hanya satu pintaku iklaskan cintaku menemanimu sampai surga nanti.

0 komentar to Puisi Cinta

Posting Komentar

Google Hot Trends

Kata Muda-Mudi by Slamet Riadi. Diberdayakan oleh Blogger.